Postingan

Ngobrol Santai

Sang suami itu gusar, mendapati gurauan isteri dalam beberapa hari belakangan. Sudah hampir sebulan, isterinya membicarakan masalah p*li*a*i saat-saat sedang berduaan, mulai dari guyonan sampai sindiran agar suami menambah pasangan, jika memang berniat. Biasanya sang suami hanya tersenyum dan tidak banyak komentar dengan ucapan isteri, namun kali ini dia mencoba menanggapi. (S) : Mi, emang kenapa koq dari kemarin ngomongin masalah ta'addud, emang seneng Abi nambah? (I) : ya siapa tahu Abinya pengin, kan daripada sembunyi-sembunyi mending terbuka, iya toh? (S) : Lha, Abi kan bukan model gitulah, boro-boro mikir, emangnya Abi kelihatan pengin gitu? (I) : Nggak sih, tapi kan banyak juga Bapak-Bapak yang kelihatan tenang, diem, dan anteng, eh tiba-tiba ketahuan nikah lagi, he he... (S) : Hmm... Perasaan kemarin pas kita LDR, nggak pernah deh ngomongin beginian? Aneh deh Umi (I) : Kan di tempat tugas yang kemarin ndak banyak temen wanita, beda di sini, banyak kan yang lebih muda dan c…

Racikan Kopi Interaksi

Saat meracik kopi panas, takaran gula, pilihan biji kopi, hingga derajat suhu air menjadi faktor yang penting. Demikian pula relasi atasan dan bawahan adalah keseharian yang butuh racikan, pahit atau manis, panas atau dingin menjadi keseharian yang tidak bisa dipisahkan, erat dan melekat dalam rangka menyukseskan segala tugas yang diemban. Ada hubungan yang diibaratkan pola semimiliter, di mana kesan dominasi dan disposisi otoriter terpampang di permukaan. Seorang atasan dengan otoritas yang dimiliki akan menentukan A atau B yang mesti dieksekusi, dengan pertimbangan subyektif plus obyektif yang dimiliki. Pilihan benar atau salah, jalan atau tidak, beres atau tertunda, hak atasan yang menentukan. Ada pula hubungan pasar, di mana ada supply dan demand, ada penawaran dan permintaan. Dalam bahasa gampang apa yang di dapat atasan dan apa sebaliknya dampak bagi bawahan, atau sebaliknya. Interaksi ini kesan nuansa prinsip ekonomis, mana yang menguntungkan, itulah yang dilaksanakan, mana ya…

Amnesti Pajak, perlukah?

Gambar
Isu Amnesti Pajak di negara kita telah bergulir semenjak akhir tahun lalu (2015), dan semakin banyak dibicarakan di awal 2016, sampai dengan puncaknya diundangkannya RUU Pengampunan Pajak menjadi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak. 
      Tidak tanggung-tanggung, Presiden RI Jokowi pun berkeliling ke berbagai kota besar untuk menkampanyekan Pengampunan Pajak ini yang kemudian dipopulerkan dengan istilah Amnesti Pajak, salah satu berita Sosialisasi oleh Presiden Jokowi bisa dilihat di tautan http://www.antaranews.com/berita/576244/presiden-jokowi-kaget-peserta-sosialisasi-amnesti-pajak-membludak. Pun tidak kalah dengan Presiden, Menteri Keuangan, baik era Bambang Brodjonegoro maupun Sri Mulyani berkunjung ke berbagai tempat untuk mensosialisasikan Amnesti Pajak ini. Hal ini pun berlanjut pada level di bawahnya, Direktorat Jenderal Pajak dalam berbagai kesempatan, menyelenggarakan sosialisasi Amnesti Pajak ini kepada para wajib pajak, hingga di berbagai pe…

Orang Pajak Bisa Kaya

Dalam beberapa waktu terakhir, rasa-rasanya berita "GT" terlalu menghebohkan, sehingga berdampak secara psikologis terhadap para pegawai pajak.
Nah, tulisan ini tidak untuk menambah dan mengompori ramenya pemberitaan, dan juga bukan untuk membela pihak-pihak tertentu.
Orang pajak, sama seperti warga negara lainnya, tentu mempunyai kesempatan untuk menjadi kaya, dan itu sah-sah saja.
Namun, sayangnya ada yang untuk memperolehnya digunakanlah cara-cara yang ilegal atau abuse of power.
Sebenarnya banyak juga yang menggunakan berbagai cara legal di dalam mendulang dan mengumpulkan harta-hartanya. Saya kenal dengan orang-orang pajak yang baik dan bisa menambah hartanya dengan cara legal menurut hukum positif di negara kita, dan rasa-rasanya jumlah tersebut tidak sedikit.
Bolehlah saya bercerita tentang bagaimana orang pajak menjadi kaya dengan cara yang baik.
kaya karena keluargaehm, saya ketemu dengan beberapa PNS pajak yang luar biasa kaya, padahal baru bekerja atau baru saja lulus, …

Belajar dari anak

Alangkah indah dan senangnya melihat aktivitas sehari-hari yang dilakukan anak-anak kita. Walaupun terkadang memang membuat kening kita berkerut atau urat emosi kita naik, namun sesungguhnya banyak yang dapat kita ambil hikmah dan pelajaran di dalamnya, hal sepele yang kadang dilupakan oleh orang-orang yang mengaku dewasa. Jangan segan dan merasa lebih senior sehingga tidak layak menerima pelajaran dari anak-anak. Sebab hikmah itu bisa muncul dari siapa saja tanpa pandang bulu, termasuk dari anak-anak di sekitar kita.
mari kita lihat dan belajar dari apa yang diajarkan secara tidak langsung oleh anak-anak kepada kita selaku orang tua maupun orang yang lebih dewasa dibanding mereka.

Berani mencoba dan tidak takut gagal
contoh sederhana adalah manakala kita lihat dan perhatikan anak-anak yang sedang belajar naik sepeda dan terjatuh-jatuh, namun tidak pernah putus asa, sampai akhirnya bener-bener berhasil naik sepeda dengan lancar bahkan kadang melakukan atraksi yang luar biasa. Contoh lain…

Doa Agar Indonesia Luar Biasa

Ya Allah, Ya Tuhan Kami

Sepekan yang lalu kami telah berikhtiar turut serta menentukan masa depan bangsa,
dan hari-hari ini kami telah melihat orang-orang yang akan menjadi pemimpin kami,

Karenanya Ya Allah,
Berikanah kekuatan kepada mereka untuk mampu menjalankan amanahnya dengan baik,
dan kami senantiasa mengingatkan mereka

Kami sadar Ya Allah, tidak semua orang yang terpilih adalah orang baik,
dan kami juga sadar tidak semuanya yang terpilih adalah orang jelek.
Karenanya Ya Allah,
Jadikan aura kebaikan mampu mewarnai aura kejelekan

Ya Allah, kami tidak ingin menjerumuskan orang yang kami pilih
Ya Allah, kamipun tidak ingin orang yang tidak kami pilih salah dalam melangkah

Berilah kekuatan kepada mereka,
Berilah kesabaran kepada mereka,
Jauhkanlah nafsu setan dari mereka,
Dekatkan keridhoan dan keberkahan Mu kepada mereka....

Agar senantiasa mereka mengedepankan kepentingan bangsa
Agar senantiasa berfikir demi masa depan Indonesia

Ya Allah,
Kami ingin bangsa ini menjadi bangsa yang bermartabat
K…

Pajaknya para caleg

menjelang pemilu 2009 kali ini, kita semakin hari semakin dijejali dengan berbagai pemandangan indah di sekitar kita, alias foto-foto para calon anggota legislatif yang mempromosikan dirinya untuk kita pilih pada taanggal 9 April 2009 nanti. Di sisi lain, bulan ini adalah bulannya WP OP menyampaikan SPT Tahunan Pajak Penghasilan ke kantor-kantor pajak, sebagai bentuk pertanggungjawaban dari para wajib pajak orang pribadi tersebut.

Pertanyaannya adalah sebegitu banyak dana yang dikeluarkan oleh caleg kira-kira berkorelasi positif nggak dengan Pajak penghasilan yang dia bayarkan kepada negara. he he he

Pak Ade Nasution dalam sebuah media sempat mengemukakan modalnya untuk menyebar foto dirinya dalam berbagai bentuk kampanye di jakarta, nilanya hampir satu miliar rupiah. Kemudian mantan presenter metro dalam acara dialog di bekas tempat kerjanya menyebut angka dua ratusan juta, dan diamini juga oleh bang zulkifliemansyah.
Memang ada juga caleg yang dibiayai oleh pihak lain, seperti para tem…